Selasa, Desember 30, 2025

Mengenal Domain dan Hosting: Pengertian, Fungsi, Perbedaan, dan Tips Memilih

Di era digital tahun 2026, memiliki website bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan—baik untuk bisnis, personal branding, blog, hingga portofolio profesional. Dua komponen utama yang wajib dipahami sebelum membuat website adalah domain dan hosting.

Artikel ini akan membahas pengertian domain dan hosting, perbedaannya, cara kerjanya, serta tips memilih domain dan hosting yang tepat di tahun 2026.


Pengertian Domain dan Hosting

Apa Itu Domain?

Pengertian Domain

Domain adalah alamat unik yang digunakan untuk mengakses sebuah website di internet. Domain berfungsi sebagai pengganti alamat IP yang berupa deretan angka, agar lebih mudah diingat oleh manusia.

📌 Contoh domain:

  • google.com

  • komputer-tutorial.xyz

  • tokopedia.com

Tanpa domain, pengguna harus mengakses website menggunakan IP address seperti 172.217.0.46, yang tentu sulit diingat.


Terkait: Hosting dan Domain Murah, Unlimited di Indonesia

Struktur Nama Domain

Sebuah domain terdiri dari beberapa bagian:

1. TLD (Top Level Domain)

Bagian paling akhir dari domain.

Contoh:

  • .com → komersial (paling populer)

  • .org → organisasi

  • .id → Indonesia

  • .xyz → global & modern (cukup populer untuk blog & startup)

2. SLD (Second Level Domain)

Nama utama website.

Contoh:

  • komputer-tutorial pada komputer-tutorial.xyz


Apa Itu Hosting?

Pengertian Hosting

Hosting adalah layanan tempat menyimpan seluruh data website, seperti:

  • file HTML

  • gambar

  • database

  • script (PHP, JS, dll)

Hosting bekerja 24 jam nonstop agar website bisa diakses kapan saja melalui domain.

📌 Tanpa hosting:

  • Domain hanya alamat

  • Website tidak akan tampil apa-apa


Analogi Sederhana Domain & Hosting

Agar mudah dipahami:

  • Domain = alamat rumah

  • Hosting = rumah itu sendiri

  • Website = isi rumah (furnitur, penghuni, dll)

Keduanya harus ada agar website bisa diakses.


Jenis-Jenis Hosting (Update 2026)

1. Shared Hosting

Hosting di mana satu server digunakan bersama banyak website.

Kelebihan:

  • Murah

  • Cocok untuk pemula & blog

Kekurangan:

  • Resource terbatas

  • Performa bisa turun jika server ramai


2. VPS (Virtual Private Server)

Server virtual dengan resource khusus.

Kelebihan:

  • Lebih stabil

  • Akses root

  • Cocok untuk website berkembang

Kekurangan:

  • Perlu pengetahuan teknis

  • Lebih mahal dari shared hosting


3. Cloud Hosting

Hosting berbasis banyak server (cloud).

Kelebihan:

  • Skalabilitas tinggi

  • Downtime rendah

  • Cocok untuk bisnis online

Kekurangan:

  • Harga relatif lebih mahal

  • Konfigurasi lebih kompleks


4. Dedicated Server

Satu server fisik khusus satu pengguna.

Kelebihan:

  • Performa maksimal

  • Kontrol penuh

Kekurangan:

  • Biaya sangat mahal

  • Tidak cocok untuk blog kecil


Perbedaan Domain dan Hosting

AspekDomainHosting
FungsiAlamat websiteTempat penyimpanan
BentukNamaServer
WajibYaYa
Bisa berdiri sendiriTidakTidak

Cara Kerja Domain & Hosting

  1. Pengguna mengetik domain di browser

  2. DNS menerjemahkan domain → IP server

  3. Server hosting memproses permintaan

  4. Website ditampilkan di browser

Proses ini terjadi dalam hitungan milidetik.


Tips Memilih Domain di Tahun 2026

✔ Pilih nama pendek & mudah diingat
✔ Hindari angka & tanda hubung berlebihan
✔ Gunakan TLD sesuai tujuan:

  • .com → bisnis global

  • .id → pasar Indonesia

  • .xyz → blog & teknologi
    ✔ Pastikan tidak melanggar merek dagang


Tips Memilih Hosting Terbaik (2026)

✔ SSD / NVMe Storage
✔ Uptime minimal 99.9%
✔ Support PHP & database terbaru
✔ Lokasi server dekat target pengunjung
✔ Dukungan customer service 24/7

📌 Untuk blog Blogger → tidak perlu hosting tambahan
📌 Untuk WordPress / custom website → hosting wajib


Domain & Hosting untuk Blogger

Jika kamu menggunakan Blogger (Blogspot):

  • Hosting → gratis dari Google

  • Domain → bisa pakai domain sendiri (custom domain)

Contoh:

  • Default: namablog.blogspot.com

  • Custom: namablog.com

➡️ Custom domain lebih profesional & SEO-friendly.


Kesalahan Umum Pemula

❌ Mengira domain sudah termasuk hosting
❌ Membeli hosting mahal untuk blog kecil
❌ Mengabaikan keamanan & backup
❌ Tidak memperpanjang domain tepat waktu


Kesimpulan

Domain dan hosting adalah fondasi utama sebuah website.
Domain berfungsi sebagai alamat, sedangkan hosting sebagai tempat menyimpan data website.

Di tahun 2026:

  • Blog & bisnis kecil → shared / cloud hosting

  • Website berkembang → VPS

  • Skala besar → dedicated server

Pilih layanan sesuai kebutuhan, bukan sekadar tren.

Artikel Terkait

Mengenal Domain dan Hosting: Pengertian, Fungsi, Perbedaan, dan Tips Memilih
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Silahkan berkomentar dengan baik, asal tidak melanggar peraturan dibawah ini.
1. NO SPAM
2. NO SARA
3. NO LINK AKTIVE

Terimakasih